164 Atlet dan Pelatih PON XX Tuntaskan CB-AMT Gelombang II

  • Whatsapp

SENTANI- Sebanyak 164 atlet dan pelatih proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX selama sepekan (09-14 September 2019) menuntaskan keikutsertaan mereka menjalani Character Building (CB) dan Achievement Motivation Training (CB-AMT) yang digelar Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) KONI Provinsi Papua di Rindam XVII Cenderawasih Sentani, Jayapura.
Ratusan atlet dan pelatih itu merupakan peserta gelombang kedua (II) CB-AMT yang terdiri dari dari 95 orang atlit putera dan 58 orang atlit putri serta 11 orang pelatih. Mereka berasal dari dari 8 Cabang Olahraga (Cabor) yakni Cabor Menembak (Perbakin), Dayung (PODSI), Renang (PRSI), Softball, Baseball (PERBASASI), Muaythai (MI), Gulat (PGSI) dan Anggar (IKASI).
Sekretaris I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Drs.Daud Ngabalin,M.Si disela-sela penutupan CB-AMT Gelombang II, Sabtu (14/9/2019) mengapresiasi para atlet, pelatih dan tim psikologi TNI AD dan Dodik Bela Negara Rindam XVII Cenderawasih yang telah bekerjasama menyelesaikan kegiatan tersebut.
Menurut Daud, Character Building (CB) dan Achievement Motivation Training sangat penting untuk membentuk mental juara atlet Papua dalam menghadapi iven-iven kejuaraan skala nasional seperti PON.
Selama sepekan, Lanjut Daud Ngabalin, para atlet dan pelatih mengikuti CB-AMT dan mereka mendapatkan enam nilai dasar yang sangat penting dalam menghadapi PON XX yakni Pertama, sikap disiplin dan semangat motivasi dalam berlatih dan melatih. Kedua, adanya mental bertanding yang kuat bagi para atlit untuk melakukan yang terbaik.
Ketiga, terciptanya peningkatan kerjasama antara atlit dan pelatih dalam hubungan tim atau team work. Keempat, menumbuhkan keyakinan bagì setiap atlet dan pelatih bahwa Papua bisa juara.
Kelima melalui kegiatan ini para peserta telah banyak menerima pengetahuan tentang langkah langkah pemecahan masalah aktual yang berkaitan dengan mental psikologi atlet. Keenam atlet dan pelatih memiliki kemampuan dalam memahami dinamika dalam menghadapi suatu permasalahan di dalam pertandingan.
Ngabalin menambahkan bahwa kegiatan CB-AMT merupakan salah satu langkah KONI melalui Puslatprov KONI Papua untuk meningkatkan kwalitas dan profesionalisme atlet dan pelatih agar target yang sudah ditentukan dapat diraih dengan baik. “Hal ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya mewujudkan Papua pada peringkat 5 besar nasional pada PON XX 2020 di Papua,” pungkas Ngabalin.

Editor: HANS BISAY/AZIS MATDOAN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *