Perpani Mimika Berangkatkan Atlit Ikuti Selekda PON 2020 di Jayapura

 

Rabu, 06 Feb 2019 22:39 WIT

TIMIKA | Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Mimika memberangkatkan sejumlah atlit untuk mengikuti seleksi daerah (selekda) PON 2020 di Jayapura. Rabu (6/2) malam, bertempat di Kantor KONI Mimika telah dilakukan pelepasan atlit oleh Ketua dan pengurus KONI Mimika.

Salah satu pelatih, Yoslan Mulki menyebutkan, para atlit yang diberangkatkan berjumlah 11 orang. Yang mana 4 atlit akan mengikuti selekda PON 2020 dan 7 atlit lainnya mengikuti seleksi pekan olahraga pelajar nasional (Popnas) yang akan berlangsung pada Oktober 2018 mendatang.

Untuk selekda PON diikuti oleh 3 daerah diantaranya Kabupaten Biak, Kota Jayapura dan Kabupaten Mimika. Sambungnya, 4 atlit yang mengikuti selekda diantaranya 2 putra dan 2 putri. Sedangkan 7 atlit lainnya mengikuti seleksi Popnas.

“Untuk PON 2020 itu mereka ikut standar nasional bow 40 meter. Kalau Popnas standar bow 30 meter,” tuturnya.

Mulki mengatakan, rata-rata atlit yang mengikuti seleksi ini merupakan pelajar SD kelas 3, 4 dan 5. Dan ada juga merupakan pelajar SMA Al-Falah.

“Setelah seleksi nanti, yang lulus itu besoknya langsung mengikuti medical check up,” katanya.

Ia mengaku optimis para atlit dari Mimika siap dan mampu lolos seleksi untuk PON dan juga Popnas nanti.

“Kita persiapkan atlit untuk PON ini kurang lebih 5 bulan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Mimika Cessar Avianto Tunya, MH., M.Si pada acara pelepasan atlit mengatakan, olahraga panahan memerlukan konsentrasi penuh, sehingga para atlit diminta untuk berisitirahat yang cukup selama mengikuti seleksi di Jayapura.

“Karena tidak ada orang tua yang ikut, jadi kalian harus dengar apa yang coach bilang dan anggap coach sebagai orang tua selama di Jayapura,” pesannya.

Kata dia, beberapa hari kedepan selama pelaksanaan seleksi, akan terjadi cuaca yang cukup ekstrim.

“Selama kalian disana, akan terjadi cuaca ekstrem jadi kalian jangan terlalu lari-lari, banyak minum air putih tapi jangan minum es,” katanya.

Ia juga berpesan kepada coach agar memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi oleh anak-anak.

“Anak-anak memang agak sulit, saya harap bisa diarahkan dengan sabar,” ujarnya.

Pada acara pelepasan, Cessar juga meminta kepada beberapa atlit untuk mempraktikkan tata cara memanah yang diterima selama berlatih. (Nft/SP)

Leave a Reply